My Angels
saya akan bercerita tentang para utusan malaikat yang begitu baik beberapa minggu terakhir.
Di tengah kekacauan saya dalam menyiapkan berbagai hal berkaitan dengan kerjaan,ada titik dimana saya menangis dan menyerah bukan karena ga sanggup beban pekerjaannya,tapi karena saya ga ngerti orang - orang yang ada disekitar saya dan bertanya ini orang" tau ga sih apa yang mereka kerjain? kenapa semua jadi saya yang beresin sampah" mereka??
dan....dalam sebuah ruangan,dalam keheningan saya menitikkan air mata dan berkata" Tuhan...saya sungguh tidak sanggup,saya lelah amat sangat dan saya berusaha sekuat tenaga saya untuk tidak terpancing emosi.tapi saya lelah..."
tiba - tiba .....
1. Malaikat Pengingat Makan > Seorang teman selalu menanyakan apakah hari ini saya sudah makan atau belum? dan memberikan saya sekotak nasi dan menemani saya curhat sambil makan
2. Malaikat Kreatif > disaat semua pekerjaan revisi,balik ke titik awal, mati ide,komputer lemot. Sekelompok teman - teman saya membantu menyelesaikan pekerjaan,walaupun harus begadang semalaman, masih sempat bertukar pikiran,tertawa.Kami sama " lelah tapi selalu berusaha untuk tersenyum.
3. Malaikat Seni > sekumpulan sahabat lama yang menghibur saya dengan lagu dan suasana sosialisasi yang selalu saya rindukan.Momen ini mengingatkan saya,hidup pada masa lalu tidak sekompleks hari ini.
4. Malaikat Pelawak > Selalu mampu membuat saya tertawa dengan cerita konyol,membuat aura positif mengalahkan aura negatif.
5. Setan yang Menjadi Malaikat > sahabat saya,yang selalu "got my back". A helper in disguise. hehehe.
6. Malaikat Pelindung > Alm.papa. saya ga akan sekuat sekarang kalo bukan karena beliau,tidak hanya saya ingin membuat beliau bangga,tapi meringankan beban beliau.
Terimakasih Tuhan, Mendengarkan,Melihat,Mengisi hati saya dengan mengirimkan sejumlah pasukan istimewa. Walaupun harus melewati situasi yang kurang baik,tapi KuasaMU membuat segalanya lebih bearti.
i thank you my angels...you`re the live of my life.
Di tengah kekacauan saya dalam menyiapkan berbagai hal berkaitan dengan kerjaan,ada titik dimana saya menangis dan menyerah bukan karena ga sanggup beban pekerjaannya,tapi karena saya ga ngerti orang - orang yang ada disekitar saya dan bertanya ini orang" tau ga sih apa yang mereka kerjain? kenapa semua jadi saya yang beresin sampah" mereka??
dan....dalam sebuah ruangan,dalam keheningan saya menitikkan air mata dan berkata" Tuhan...saya sungguh tidak sanggup,saya lelah amat sangat dan saya berusaha sekuat tenaga saya untuk tidak terpancing emosi.tapi saya lelah..."
tiba - tiba .....
1. Malaikat Pengingat Makan > Seorang teman selalu menanyakan apakah hari ini saya sudah makan atau belum? dan memberikan saya sekotak nasi dan menemani saya curhat sambil makan
2. Malaikat Kreatif > disaat semua pekerjaan revisi,balik ke titik awal, mati ide,komputer lemot. Sekelompok teman - teman saya membantu menyelesaikan pekerjaan,walaupun harus begadang semalaman, masih sempat bertukar pikiran,tertawa.Kami sama " lelah tapi selalu berusaha untuk tersenyum.
3. Malaikat Seni > sekumpulan sahabat lama yang menghibur saya dengan lagu dan suasana sosialisasi yang selalu saya rindukan.Momen ini mengingatkan saya,hidup pada masa lalu tidak sekompleks hari ini.
4. Malaikat Pelawak > Selalu mampu membuat saya tertawa dengan cerita konyol,membuat aura positif mengalahkan aura negatif.
5. Setan yang Menjadi Malaikat > sahabat saya,yang selalu "got my back". A helper in disguise. hehehe.
6. Malaikat Pelindung > Alm.papa. saya ga akan sekuat sekarang kalo bukan karena beliau,tidak hanya saya ingin membuat beliau bangga,tapi meringankan beban beliau.
Terimakasih Tuhan, Mendengarkan,Melihat,Mengisi hati saya dengan mengirimkan sejumlah pasukan istimewa. Walaupun harus melewati situasi yang kurang baik,tapi KuasaMU membuat segalanya lebih bearti.
i thank you my angels...you`re the live of my life.
Comments
Post a Comment