ketika yg aku mau ga sama dengan yang aku butuhkan

Ketika kita jatuh cinta kita tidak memilih keadaaan apakah ini keadaaan yang baik atau keadaan yang buruk. semuanya ada di saat itu. hanya saat itu. Ketika hal itu terjadi,saat itu hanyalah saat yang paling indah. entah itu 1 menit,1 jam,1 hari,1 tahun.

Belum pernah setelah sejak lama seingat saya,saya akhirnya merasakan jatuh cinta yang begitu membatin. maksudnya adalah saya tidak pernah tertarik sama orang pada pandangan pertama dan membatin bahwa "this is the man that i`ve always picture it, this is the man that should have been enough for me". Ketika itu terjadi, saya merasa Tuhan sedang memberikan berkah terindah di hari itu. Setelah ujian demi ujian saya lalui lalu di hari itu Tuhan kasih hadiah. Pertemuan singkat,begitu singkatnya saya yakin bahwa perasaan cinta sesaat ini akan hilang sesampainya saya di rumah nanti. Kami dikenalkan sebentar,lalu sama - sama bekerja,dan extra waktu untuk ngbrl sebentar. Kekaguman saya begitu meninggalkan kesan. lalu pertemuan itu selesai.


beberapa bulan kemudian, kami bertemu kembali. Sungguh perasaan saya pada saat itu sangat luar biasa. Alhamdulillah...dan pertemuan itu tidak seperti yang saya harapkan akan berlangsung lebih :(

sempat saya posting sebuah status mencari jawaban dari teman" jejaring sosial,status saya kira - kira begini " When your dreams come then it does not go as you expected,what does it mean?" lalu temen saya menjawab it says GOD tells you" I told you so". Make sense!

Jujur,saya sedih dan bertanya pada diri sendiri dan bertanya pada Tuhan dalam sujud saya" Tuhan, kalo emang akan sesedih ini kenapa Engkau kasih pertemuan ke 2. Saya udah cukup senang dengan pertemuan pertama yang berkesan,dan saya senang hidup di fantasi pertemuan pertama.Lebih baik tak ada pertemuan ke 2 kan?"

Dan tanpa jawaban. Yaa...jawaban teman saya membukakan mata. Ketika kamu menginginkan sesuatu percayalah bahwa itu akan terjadi. Yang kamu tidak akan pernah tahu bahwa apakah keinginan kamu itu akan memuaskan atau sebaliknya. Karena ujian yang sebenarnya adalah bukan ketika kamu menginginkan tapi ketika kamu bertanya kembali apakah keinginan ini adalah apa yang kamu butuhkan.


Saya memperjelas lagi perasaan saya ketika waktu pertama kali bertemu. Kagum.Suka dan menginginkan. Seiring perjalanan singkat,saya tidak ada perasaaan membutuhkan. Ini jawaban dari mengapa keinginan saya dipenuhi tapi tidak sesuai ekspektasi.


Dari sini, saya berhenti kembali. Biarkan segala sesuatunya diatur saya Yang Kuasa. Insya Allah,ini semua yang terbaik. Sekarang saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk saya.

Comments

Popular posts from this blog

MY NEW TITLE : FULL TIME MOM

Heartache

The longer Path