Susu coklat dan muffin

Duduk berteman dengan susu coklat dan muffin menulis sebuah perasaan yang tak tentu.
Pagi ini sahabat saya memberikan sebuah sapaan, berharap bahwa ada sebuah udang dibalik dibalik batu. Nyatanya, dia dengan sangat gamblang hanya ingin menyapa, ingin tahu hidup saya sementara waktu ini.

Dia bertanya"how is your life?".
Aku menjawab, " i have nothing to look forward too"
Dia berhenti sejenak dan berkata" thats so sad and upseting to hear "

Dia tidak tahu bahwa ketika mengucapkan itu air mata saya akan runtuh.
Dia tidak tahu bahwa pertanyaan itu benar dan diucapkan oleh orang yang benar.Hanya saya yang tidak bisa memberikan jawaban yang mampu mendecakan kekaguman.

Diseberang meja saya kali ini duduk sahabat saya dengan teman temanya yang sedang membangun harapan, saya menatap meja itu dengan perasaan tidak tertarik.

Harapan,keinginan,cita -cita saya sudah menguap tak berbekas.

Saya yg sedang pesimis

Berteman susu coklat dan muffin yg manis


- Posted using BlogPress from my iPad

Comments

Popular posts from this blog

MY NEW TITLE : FULL TIME MOM

Heartache

The longer Path