Sang diva tamak hati

Ada sebuah luka di dasar hati
Bekasnya terlalu besar untuk disembuhkan
Lukanya terlalu dalam untuk dilihat.

Melihatnya, merasakannya, Semakin membuat sakit
Kebaikannya telah hilang dalam hitungan detik
Hati Nuraninya segelap malam menelan
Bintangnya redup dalam kekuasaan

Kini rasa sakit itu kembali terasa , ternyata kemuakan ini berawal dari ketamakan tak bertepi.

Angkuh.
Tamak.
Tak berperasaan

Itulah dia
Sang diva
Yang sedang berada diatas angin diterpa harta bertubi
Sebagai jaminannya dia memberikan hati nurani demi raga dan pundi penuh

Dia pernah miskin
Dia bertekad untuk kaya
Dan dia berhasil

Berhasil menguburkan jasad sang penolong
Berhasil menangisi dan meratapi sang matahari yang terbunuh perlahan oleh bulan

Kelak kau jatuh ke dalam kubangan harta tak bertepi
Dan menguburkan dirimu sendiri.


-opp

Comments

Popular posts from this blog

MY NEW TITLE : FULL TIME MOM

Heartache

The longer Path