Menjadi Ibu
Menjadi ibu... adalah sebuah label yang berat.
saya menikah saja hal yang mengejutkan baik bagi saya maupun bagi orang sekitar saya.
dan sekarang status saya meningkat menjadi ibu.
Menjadi ibu... sesuatu yang tidak pernah terbersit dibenak. punya 3 keponakan yang saya anggap seperti anak sendiri mudah. lalu menjadi ibu dari seorang makhluk titipan Allah SWT luar biasa... luar biasa membingungkan, menyenangkan, dan merasakan.
Menjadi ibu... bearti perubahan. seperti saya tiba tiba dikudeta oleh diri saya sendiri.
perubahan perlahan lalu cepat lalu pelan lalu cepat. masa kehamilan selama 9 bulan seharusnya masa persiapan mental saya, tapi itu menjadi whole level of different game.
tidak ada waktu 9 bulan mempersiapkan ketika didepan mata anaknya menangis begitu kencang.
Menjadi Ibu... meluruhkan ego dan memaksakan diri untuk memilih.
saya memasuki fase dilematis, apakah harus terus bekerja atau berhenti demi waktu yang lebih dengan anak. disatu sisi butuh uangnya, disatu sisi dibutuhkan.
dua sisi mata uang yang tidak bisa berjalan bersama.
selalu ada maklumat ketika harus mendadak izin..
Menjadi Ibu... menembus dan melindungi tembok. apapun demi well being sang anak.
dan pada akhirnya saya memilih untuk... Menjadi Ibu secara penuh. Iya.. saya akan selalu membutuhkan materinya ... don`t we all? tapi waktu yang tak bisa berputar kembali, saya bertanya .. jika materi tidak bisa menjadi ukuran, maka legacy apa yang harus saya berikan kepada anak saya.
Dan hanya dengan Bismillah.. semoga jalan saya menjadi ibu yang penuh, menjadi sebuah kebahagiaan buat anak dan saya pribadi.
" You don`t have a text book being a mom, but you can create your own story "
saya menikah saja hal yang mengejutkan baik bagi saya maupun bagi orang sekitar saya.
dan sekarang status saya meningkat menjadi ibu.
Menjadi ibu... sesuatu yang tidak pernah terbersit dibenak. punya 3 keponakan yang saya anggap seperti anak sendiri mudah. lalu menjadi ibu dari seorang makhluk titipan Allah SWT luar biasa... luar biasa membingungkan, menyenangkan, dan merasakan.
Menjadi ibu... bearti perubahan. seperti saya tiba tiba dikudeta oleh diri saya sendiri.
perubahan perlahan lalu cepat lalu pelan lalu cepat. masa kehamilan selama 9 bulan seharusnya masa persiapan mental saya, tapi itu menjadi whole level of different game.
tidak ada waktu 9 bulan mempersiapkan ketika didepan mata anaknya menangis begitu kencang.
Menjadi Ibu... meluruhkan ego dan memaksakan diri untuk memilih.
saya memasuki fase dilematis, apakah harus terus bekerja atau berhenti demi waktu yang lebih dengan anak. disatu sisi butuh uangnya, disatu sisi dibutuhkan.
dua sisi mata uang yang tidak bisa berjalan bersama.
selalu ada maklumat ketika harus mendadak izin..
Menjadi Ibu... menembus dan melindungi tembok. apapun demi well being sang anak.
dan pada akhirnya saya memilih untuk... Menjadi Ibu secara penuh. Iya.. saya akan selalu membutuhkan materinya ... don`t we all? tapi waktu yang tak bisa berputar kembali, saya bertanya .. jika materi tidak bisa menjadi ukuran, maka legacy apa yang harus saya berikan kepada anak saya.
Dan hanya dengan Bismillah.. semoga jalan saya menjadi ibu yang penuh, menjadi sebuah kebahagiaan buat anak dan saya pribadi.
" You don`t have a text book being a mom, but you can create your own story "
Comments
Post a Comment