How to deal with those feeling towards the person we love : the rise and fall (part : attraction )

Ketika kita jatuh cinta segala sesuatunya menjadi make sense. Yang salah jadi bener,yang bener jadi salah. Salah seorang sahabat saya "encourage" membuat tulisan karena he thinks i`m the player! as irritated as i heard that nickname and i hate it,but look at the bright side bukan nicknamenya tapi "how to deal with those feelings towards the person we love : the rise and fall "
Bukan expert juga saya di bidang hal ini, tapi pengalaman, curhatan dan inspirasi mereka yang menjadikan sebuah motivasi bahwa sharing ga ada salahnya. Apa yang saya rasakan juga kalian rasakan lebih kurangnya.
segala problema cinta mana yang ga bikin manusia menjadi kepala jadi kaki kaki jadi kepala. The greatest feeling GOD ever create. saya ga tau mau mulai dari mana sharing ini tapi mari kita coba bersama.
1. Ketika Ketertarikan itu membutuhkan Timbal Balik
kadang kita ga tau kapan ketertarikan terhadap seseorang timbul. ini selalu menjadi misteri darimana datangnya "reaksi kimia" itu. Banyak jalan menuju roma katanya, ada yang dulunya temen jadi demen, ada yang dulunya benci setengah mati tapi berbalik cinta tak terkendali, ada yang dari perhatian kecil jadi membesar, ada yang dari kerja bareng jadi antar jemput bareng. Begitu banyak variasi ketertarikan hingga kita harus menganalisanya lebih cermat apakah ketertarikan ini akan berbalas atau hanya tersimpan di hati.
Dulu saya paling sebal ketika ada ada seseorang mengungkapkan perasaannya hanya dengan penjelasan "suka aja, ga tau kenapa" . lah... masa ga ada rasionalitasnya?? suka karena hidung saya belang, suka karena pinggul saya besar,suka karena kacamata saya tebal?? so many ways in every human you can choose to like. don`t u think? ketertarikan kan harus ada yang"menarik" bukan?
tidak ada tips bagaimana membuat dia yang kita suka akan suka kembali ke kita, segala sesuatunya akan bereaksi secara alamiah. Jujur sama diri sendiri mungkin adalah kunci terbaik dan rasionalitas harus juga dikemukakan, jangan cuma suka tapi ga jelas sukanya kenapa. banyak kejadian yang segala sesuatunya hanya atas nama suka ketika bersangkuta dengan rasionalitas mulai bingung. Ketika kita tertarik sama sama seseorang pastikan orang itu mempunyai " it factor" yang kita tahu bahwa ini adalah bagus. ketertarikan yang bagus. dari situ membangun reaksi kimia menyiapkan hulu ledak apakah perasaannya sama atau malah tidak.
2. Ketika Ketertarikan itu berkata" tidak lebih dari teman" :
nah.. ini adalah bentuk penolakan dari semua bentuk penolakan paling halus. Ketika kita suka dan orang yang kita suka tidak membalas seperti apa yang kita mau, tanda - tanda kegalauan akan muncul. So many Whys but never Hows. Gaya setiap orang dalam menarik minat seseorang beda - beda. Ibarat sebuah produk, cara - cara memasarkan banyak karena orang yang kita inginkan punya hati,persepsi,dan cara yang beda juga. Seringnya kita lupa bahwa kita juga tidak mudah dimengerti oleh orang lain, ketika orang yang kita suka tidak melihatnya lebih mungkin karena kita mengarahkan mereka jauh dari apa yang kita rasa. misalnya, kita memberikan perhatian "lagi apa?" pertanyaan simple yang dilempar ke semua orang,orang akan menanggapinya berbeda walaupun cara kita sama. Tidak ada lebihnya dia dari yang lain munculah sebuah cap" tidak lebih dari teman".
Sebuah kekecewaan dari sebuah penolakan teramat halus. But Hey.. look at the bright side your sparks will flourish everywhere but maybe not with that person :)
3. Ketika rasa suka tidak dapat dikendalikan.
Pergi! Menjauh! Dan tenangkan hati. Ini adalah fase galau paling ga enal, kalo udah penolakan halus terus justru bikin rasa suka makin tak terkendali,lalu teman kita akan bertanya "apa sih yg bikin lo suka gitu, padahal udah ketolak? " lalu bisa - bisanya kita akan bilang "krn gue sayang" .nahloh! Kenapa pas tertolak berani ngaku sayang. Ini adalah salah sayu contoh yang menurut saya sayang dalam tekanan penasaran.

Coba menjauh sejenak, melihat dari atas,menarik garis mundur.mjika ada saat keadaan tenang dan rasa itu sudah terkendali segala sesuatunya akan terasa indah. Menyanyangi pun walaupun tak berbalas akan terasa indah dan saya yakin orang yg telah menolak kamu di awal adalah otang yang tidak pernah akan melepaskan kamu. Berani terima resiko bahwa kita belom tentu jadi orang yang akan menjadi pendampingnya tapi yakinilah bahwa kiata akan selalu menjadi bunga yg selalu harum dihatinya.

Teori penuh keyakinan itu penting. Itu yg membuat kita makin pintar memilih cinta tangtepat untuk kita.

Buat saya ini bukan ceramah buat umat, ini adalah pengingat saya yang sekarang jomblo. Bahwa cinta itu ga selalu fisik, ga selalu cara mendapatkan,ga selalu perhatian berlebihan. Cinta itu merasakan.

Comments

Popular posts from this blog

MY NEW TITLE : FULL TIME MOM

Heartache

The longer Path